Liverpool Belum Menemukan Pemain Terbaiknya

Agen Bola SBOBET – Liverpool saat melawan Crystal Palance di pekan kedua di tahan dan di anggap imbang, The reds dipaksa bebagi poin dengan scor 1-1,dan hampir semua tampil dibawah standar.

Dan Sampai saat ini liverpool belum juga menemukan pemain terbaiknya,The Reds mendominasi penguasaan bola,tapi koordinasi antar pemain sangat la buruk.

Kali ini Palace unggul lebih dahulu lewat gol Wilfried Zaha di babak pertama.
Liverpool sempat tertekan,sampai akhinya Luis Diaz menyamakna kedudukan di babak kedua.

Hasil kali ini tidak cukup bagus bagi Liverpool,pasukan jurgen Klopp baru merih dua poin dari dua hasil imbang di Premier League 2022/23.

Pertandingan ini juga bisa jadi bahwa evaluasi Klopp untuk ke depannya,para pemain tampil di bawah standar,tidak seperti level Liverpool yang seharusnya.

  • Kiper
    Alisson tidak banyak aktif di laga ini,Liverpool lebih dominan mengontrol bola,jadi Palace hanya sesekali mendapatkan peluang.

Biar begitu,dia tidak berkutik menahan gol Wilfried Zaha,Alisson sudah menjatuhkan tubuh ke arah yang tepat,tapi sepakan Zaha terlalu keras.

Untungnya,setelah kebobolan Alisson meningkatkan kewaspadaan,dia membuat sejumlah penyelamatan penting,termasuk menepis sepekan Zaha dalam situasi serupa di babak kedua.

  • Bek
    Trent Alexander-Arnold
    Trent bermain lebih baik di laga ini, operan-operannya akurat, khususnya ke area kotak penalti. Di laga ini Trent lebih leluasa mendapatkan ruang di lini tengah, sayangnya dia tidak banyak membantu tim.

Nat Phillips
Phillips mendapatkan kesempatan jadi starter setelah lebih dari setahun. Dia main cukup baik di awal laga, tapi semakin mudah kehilangan bola di babak kedua dan harus ditarik.

Virgil van Dijk
Van Dijk main cukup baik dan harus bekerja keras mengawal Zaha. Sayangnya, Phillips tidak banyak membantu Van Dijk dalam duet di jantung pertahanan Liverpool. Van Dijk semakin sibuk saat Liverpool main dengan 10 pemain.

Andy Robertson
Robertson tidak terlalu terlihat di laga ini, sisi kiri serangan Liverpool tampak tidak berbahaya. Dia membantu pertahanan dengan cukup baik, tapi tidak benar-benar tampil menonjol.

  • Gelandang
    Fabinho
    Fabinho tidak seperti biasanya, ceroboh, lambat, dan tidak begitu aktif secara defensif. Dia terlalu mudah dilewati lawan, lini tengah Liverpool jadi kehilangan tajinya. Untungnya, aliran bola Fabinho cukup baik.

Harvey Elliott
Kerja keras Elliott jadi pertunjukan paling menonjol di pertandingan ini. Dia berani membawa bola dan terus coba menciptakan peluang. Elliott bahkan hampir mencetak gol, sayangnya kurang beruntung.

James Milner
Milner tidak begitu terlihat, aksinya tidak benar-benar menonjol. Dia beberapa kali mendapatkan kesempatan menembak, tapi tidak bisa memaksimalkannya.

  • Penyerang
    Luis Diaz
    Diaz layak disebut sebagai pemain terbaik Liverpool di laga ini. Dia mencetak gol penyeimbang dan terus mencoba mencari celah untuk mencetak gol. Etos kerjanya patut diacungi jempol.

Mohamed Salah
Salah sering terlihat frustrasi di pertandingan ini. Dia sulit melepaskan diri dari kawalan lawan. Tidak banyak peluang, Salah pun membuang operan matang Trent.

Darwin Nunez
Debut kandang yang berjalan buruk bagi Nunez. Dia tidak banyak mendapatkan peluang dan terisolasi di lini depan. Lalu, Nunez kehilangan kontrol emosi, menanduk lawan, dan diusir wasit dengan kartu merah ketika tim paling membutuhkannya.

Berita ini disponsori oleh Wahanabet – Agen SBOBET Terpercaya

Anda penghobi bola ? Jangan lewatkan berita bola kami lainnya hanya di skorbolaonline – Agen Judi Bola